Para pimpinan BEI mundur, siapakah Morgan Stanley?

Para pimpinan BEI mundur, siapakah Morgan Stanley?

Para pimpinan BEI mundur, siapakah Morgan Stanley?
Foto Henry Morgan dan Harold Stanley
dok. Morgan Stanley
Dibaca normal sekitar 3 menit
oleh Darwadi

Gonjang ganjing tentang banyaknya para pimpinan kunci dari Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Otoritas Jasa Keuangan menjadi hal yang cukup signifikan di awal tahun 2026 ini. Ditambah lagi penjelasan dari Pak Purbaya selaku Menteri Keuangan yang menjelaskan bahwa mundurnya para pimpinan kunci dari BEI salah satu akibat tidak menindalanjuti masukan atau laporan dari Morgan Stanley Capital International.

Sebelum lebih jauh lagi, sebenarnya siapakah Morgan Stanley? Kenapa laporan atau masukannya bisa menimbulkan gonjang-ganjing sebuah negara, hingga dirapatkan pada rapat terbatas presiden.

1925-1949


Ilustrasi 1925 - 1949 - Gemini
Ilustrasi 1925 - 1949 - Gemini
Sejarah Morgan Stanley dimulai di tengah gejolak ekonomi dan perubahan regulasi besar-besaran di Amerika. Era 1 ini disebut Building the Foundation, masa di mana fondasi organisasi dan identitas perusahaan dibentuk, bukan hanya sebagai sebuah bisnis, tetapi sebagai institusi keuangan yang bertahan melalui revolusi industri, perubahan hukum, dan perang dunia.

Kisah Morgan Stanley tidak bisa dipisahkan dari latar belakang kebijakan ekonomi Amerika di era awal abad ke 20. Krisis besar pada 1929 dan depresi yang menyusul membuat pemerintah Amerika melakukan reformasi drastis terhadap industri perbankan untuk mencegah terulangnya keruntuhan pasar. Akibat dari dinamika pasar Amerika saat itu menghasilkan regulasi yang memisahkan arah perbankan di Amerika. Regulasi itu adalah Glass-Steagall Act yang tercetus pada tahun 1933, sebuah undang-undang yang mewajibkan pemisahan tegas antara aktivitas perbankan komersial dan investasi.

Sebelum ketentuan Glass-Steagall Act, bank besar seperti J.P. Morgan & Co. menjalankan operasi investasi dan komersial dalam satu entitas dan melalui undang-undang ini memaksa bank memilih satu jalur, hingga akhirnya J.P. Morgan & Co. memutuskan untuk fokus pada perbankan komersial. Keputusan ini membuka ruang layanan pada sisi pasar modal dan underwriting (penjaminan emisi), yang kemudian menjadi peluang strategis.

Pada tahun 1935, terjadi pertemuan penuh visi antara para eksekutif yang melihat peluang strategis di New York dan pada pembahasan saat itu, jika J.P. Morgan & Co. tidak akan lagi menangani bisnis investasi, maka sebuah firma baru bisa mengambil alih peran itu dengan fokus tajam. Dari pertemuan ini lahirlah Morgan, Stanley & Co., yang kemudian disingkat menjadi Morgan Stanley. Dengan pendiri Henry Sturgis Morgan, cucu J.P. Morgan, lulusan Harvard dan banker yang paham baik tradisi Morgan maupun dinamika pasar modal dan Harold Stanley, seorang banker veteran yang membawa pengalaman, jaringan, serta pengetahuan luas atas pasar investasi Amerika. Firma ini dibuka pada 16 September 1935, di 2 Wall Street, New York yang secara letak hanya terpisah beberapa blok dari J.P. Morgan & Co. yang menjadi akar sejarahnya.

Meskipun baru berdiri, mereka bukanlah pemain amatir. Reputasi para pendirinya begitu kuat sehingga dalam tahun pertama operasionalnya, Morgan Stanley berhasil memimpin penawaran umum (public offerings) senilai $1,1 miliar. Angka ini sangat fantastis, mencakup 24% dari seluruh pasar perbankan investasi kala itu. Mereka menetapkan standar baru dengan prinsip yang kelak menjadi moto abadi "First-class business in a first-class way" (Bisnis kelas satu dengan cara kelas satu)

Dari Wall Street ke Pasar Global

Ilustrasi dari Wallstreet ke Pasar Global - Gemini
Ilustrasi dari Wallstreet ke Pasar Global - Gemini
Pada tahun pertamanya, Morgan Stanley langsung membuat gebrakan, mereka memegang sekitar 24 % pangsa pasar IPO dan penjaminan emisi di AS, sebuah prestasi fenomenal bagi perusahaan yang baru berdiri dan mereka menjadi penjamin utama dalam debt offering US$100 juta untuk United States Steel Corporation pada 1938, sebuah transaksi besar di era itu. Selain itu, perusahaan aktif dalam berbagai transaksi besar obligasi pada akhir 1930-an, termasuk pembiayaan infrastruktur seperti kereta api, dan hal itu menjadi katalis penting dalam perkembangan ekonomi Amerika pasca-Great Drepresion

Komitmen Morgan Stanley terhadap kehandalan dan transparansi membawa firma ini menjadi anggota New York Stock Exchange (NYSE) pada tahun 1942. Hal ini penting karena meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata investor dan klien internasional.

Pra dan paska Perang Dunia II, fokus utama Morgan Stanley tetap di investasi dan underwriting, persyaratan perang mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk peran perusahaan dalam membantu struktur keuangan pemerintah dan perusahaan besar dalam pendanaan perang.

Morgan Stanley tidak hanya membangun bisnis, mereka juga memperkuat identitas strategisnya sebagai pionir investment banking independen. Hal yang tidak mudah terutama saat ekonomi global masih bergolak seperti pra dan paska depresi global, tantangan geopolitik. Hal tersebut membuat Morgan Stanley mengukuhkan prinsip-prinsip internalnya seperti fokus pada klien institusi dan korporat. Morgan Stanley menajamkan keunggulan di pasar modal besar selanjutnya inovasi underwriting dan struktur transaksi. Gara-gara pelajaran dari Great Depresion, strategi underwriting diatur dengan disiplin tinggi, sehingga reputasi firma tumbuh kuat, selain itu pemasukan langsung ke NYSE dan ini bukan sekadar cap legitimasi tetapi gateway ke trust pasar dan akses modal yang lebih luas.

Ilustrasi Morgan Stanley vs Konoha - Gemini
Ilustrasi Morgan Stanley vs Konoha - Gemini
Sedikit cerita tentang foto Henry Morgan dan Harold Stanley, Pada tahun 1979, Henry Morgan mengirimkan foto dirinya dan Harold Stanley sedang memancing di Danau Erie pada akhir tahun 1930-an kepada ketua dewan direksi, Robert Baldwin, dengan catatan “Saya yakin ini adalah satu-satunya foto kami berdua yang masih ada... Saya pikir perusahaan perlu memiliki salinannya jika ada yang bertanya siapa Morgan dan Stanley, dan apa yang dipikirkan oleh Henry Morgan pada tahun 1979, salah satunya terjadi pada tahun 2026, kalian menjadi penggoyang sebuah penyelenggara perdagangan efek yang bernama Bursa Efek Indonesia, dan menyebabkan mundurnya para pemain kunci di BEI.

Tapi emang wajar sih, Morgan Stanley sudah jauh lebih berpengalaman dibidang itu, mulainya aja 1925, lha Konoha?

Referensi
https://ourhistory.morganstanley.com/timeline/
Tulisan lainnya
Social Media
kontak yeTerangkat
yuhuuuterangkat@gmail.com
-
yeTerangkat, tempat ide ketemu hati nurani dan ditulis!